<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2631">
<titleInfo>
<title>inventarisasi penggerak utama kapal tradisional di gresik - jawa timur</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arif Winarno, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Adharu Rahmat Dani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv, 89 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Kapal tradisional merupakan kapal yang di buat oleh galangan kapal tradisional proses pembangunan berdasarkan turun-temurun. Kapal tradisional pemilihan penggerak utama kapal tidak dilengkapi data dan perhitungan secara matang sehingga resiko terjadinya kerusakan sanggatlah besar. Tujuan yang di capai untuk dapat meminimalisir terjadinya kerusakan mesin, Dilakukan dengan cara inventarisasi, Inventarisasi adalah kegiatan pendataan dengan tujuan untuk mendata mesin penggerak utama kapal tradisional sehingga dapat memenuhi aturan yang ditetapkan oleh Biro Klasifikasi Indonesia ( BKI ). Metode yang digunakan ialah mengambil 30 sampel, Kapal tradisional yang berada di beberapa wilayah di Gresik, Jawa Timur. Kemudian di sesuaikan  berdasarkan aturan yang berlaku, Berdasarkan analisa data yang dilakukan dengan  cara menghitung tahanan total kapal dan daya yang dibutuhkan kapal yaitu BHPmcr, Maka diperoleh kesimpulan bahwa kapal tradisional yang memiliki penggerak utama kapal 2 sebanyak 10 kapal yang belum memenuhi stardard 1 kapal, Sedangkan  kapal yang memiliki penggerak utama 1 sebanyak 20 kapal yang belum memenuhi stardard 18 kapal yang ditetapkan oleh Biro Klasifikasi Indonesia ( BKI ), Dengan demikian inventarisasi ini dapat sebagai acuan untuk pemilihan penggerak utama kapal dan dengan tujuan  keselamatan dalam pelayaran.</note>
<subject authority=""><topic>Inventarisasi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Galangan Tradisional</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pengerak Utama Kapal</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.19.15 Adh i</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200582019</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.19.15 Adh i</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2631</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-22 14:41:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-22 14:42:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>